Powered By Blogger

Laman

Kamis, 31 Maret 2011

ciri khas rumah bambu


Bambu merupakan material alam yang banyak ditemukan di Indonesia. Beragam kreasi banyak dihasilkan dari bambu mulai dari alat musik, furniture hingga material rumah yang digunakan dalam arsitektur rumah tinggal bambu.

Bambu yang memiliki serat liat dan elastis mampu menahan beban tekan, tarik, geser maupun tekuk dengan baik. Selain itu, keberadaannya yang melimpah di alam, murah serta masa tumbuhnya yang relatif cepat menjadi kelebihan lain di bandingkan dengan material kayu.

Kelemahan bambu sebagai material rumah yang rentan terhadap kelembaban serta serangan rayap dan kumbang bubuk bisa teratasi dengan proses pengawetan bambu yang tepat serta aplikasi bambu yang difungsikan sebagai kolom tidak bersentuhan langsung dengan tanah tetapi didirikan di atas pondasi umpak yang di tinggikan atau biasa di sebut konstruksi panggung.

Arsitektur rumah tinggal bambu identik dengan rumah tradisional sunda, mulai dari bangunan - bangunan sederhana atau yang biasa di sebut saung sampai rumah semi permanen dengan kombinasi dinding bata, batu alam, lantai keramik dan atap genteng.

Ciri khas dari rumah tradisional sunda biasanya terdapat bale - bale yang biasa ditempatkan di bagian teras rumah atau bagian belakang rumah. Sambungan antar struktur biasa menggunakan baut, paku atau pasak dengan ijuk sebagai pengikatnya. Sedangkan untuk bagian interior termasuk partisi ruang dan furniture, kombinasi bambu dan ikatan rotan menjadi pasangan serasi dalam melengkapi arsitektur rumah tinggal bambu.

Keunikan bambu yang liat dan elastis serta bobot konstruksi yang ringan menjadikan rumah bambu lebih tahan terhadap gempa seperti rumah yang ada di kampung Naga yang didominasi unsur bambu dan kayu ketika terjadi gempa di Tasikmalaya lalu.